Rekaman jejak pencapaian masa depan

Menjadi Muslimah DIAM

Diam adalah emas…

Sahabat, sering kita dengar ungkapan tersebut. Namun diam seperti apakah yang akan menjadi emas? Tentu bukan diam karena tidak tahu, diam karena lemah, diam karena pasrah, atau diam karena menyerah kalah. Menjadi muslimah diam? Diam apakah yang akan menjadikan seorang muslimah menjadi pribadi unggulan yang dijadikan sebagai figur dambaan umat?

1. Dewasa. Seorang muslimah dituntut untuk dewasa. Bukan hanya dewasa dari segi fisik atau usia, tetapi dituntut untuk  dewasa atau matang dalam sikap dan perbuatan. Seorang ibu dituntut untuk bersikap dewasa di hadapan anak-anak dan keluarganya. Jika seorang muslimah tidak  bersikap dewasa, maka ia akan tidak sabar dengan pertanyaan-pertanyaan anak-anaknya, juga dia tidak akan sabar dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapinya.

Memang, setiap individu memiliki sisi kekanakkan dalam dirinya. Tidak menjadi masalah, jika usia seseorang masih muda, atau remaja, tapi fikirannya dewasa, sebaliknya, agak lucu jika seseorang yang sudah dewasa dari segi umur, namun sifatnya masih sangat kekanak-kanakkan. Seorang muslimah pun dituntut selalu berfikiran positif di setiap keadaan. Semua itu bisa diraih bila muslimah bersikap dewasa.

2. Inovatif. Seorang muslimah dituntut untuk inovatif, selalu mempunyai gagasan dan ide-ide baru hingga segala sesuatu tidak terkesan monoton dan membosankan. Contoh, jika seorang ibu rumah tangga terus-menerus memasak masakan yang sama, tanpa ada inovasi-inovasi, tentu akan membuat anggota keluarganya bosan. Atau tatanan kamar yang sama selama bertahun-tahun, tentu akan membuat kita bosan.

Contoh, jika kepala kita sedang penuh dengan masalah, lalu kita ubah interior kamar kita, buang atau simpan barang-barang yang sudah tidak kita perlukan. Insya Allah, suasana baru akan membantu menyegarkan fikiran kita. Atau juga, jika kita memiliki beberapa pakaian lama yang masih bagus, kita bisa memperbaharuinya dengan menambah atau memvariasikannya dengan baju-baju lain atau dengan beberapa aksesori, sehingga terkesan baru. Akan banyak hal-hal baru yang terciptakan yang akan membuat perubahan dalam hidup kita jika selalu berfikiran inovatif.

3. Alami. Bersikaplah wajar, alami, tidak dibuat buat. Berperilaku wajar dan alami tidak dibuat-buat. Berdandan wajar, alami, tidak terlalu menor. kerana terkadang segala sesuatu yang berlebihan malah membuat sesuatu jadi tidak enak dipandang. Segala sesuatu yang alami tak akan pernah lekang ditelan zaman. Biarkan segala sesuatu berjalan apa adanya, sesuai kehendak Allah.

4. Menyejukkan. Seorang muslimah haruslah jadi penyejuk bagi suami juga keluarganya. Seperti yang dilakukan Bunda Khadijah pada Rasulullah SAW ketika beliau mendapat wahyu pertama. Siti Khadijah menenangkan beliau. Siti Khadijah juga yang setia mendampingi Rasulullah SAW dalam setiap langkahnya. Seorang isteri haruslah bisa jadi penyejuk dalam setiap langkah suaminya, penerang dalam gelapnya.

Seorang muslimah harus menjadi penyejuk di tengah lingkungannya, jangan sampai jadi pemanas suasana. Banyak wanita yang menghabiskan waktunya untuk bergosip, membuat suasana menjadi panas. Seorang isteri harus dengan sabar mendampingi suaminya, kerana banyak rumah tangga yang suasananya menjadi panas, hanya karena si isteri menuntut terlalu banyak dari suaminya. Sudah banyak diriwayatkan, bahawa sebagian besar pengisi neraka adalah wanita. Na’udzubillahi min dzalik.

Seorang ibu juga harus selalu menjadi penyejuk bagi anak-anaknya, menjadi pendengar yang setia dari setiap keluhan yang diceritakan anak-anaknya, dengan memberi tausiyah-tausiyah yang menyejukkan kalbu. Subhanallah, alangkah indahnya jika seorang muslimah bisa menjadi penyejuk pandangan setiap insan, terutama keluarganya. Dimana ia menjadi tempat yang dicari setiap orang untuk berteduh dari lelahnya, yang akan selalu siap menyambut mereka dengan senyuman yang tulus dan kata-katanya bagaikan embun di tengah gersang.

Ukhti muslimah, Saat ini kita terlalu lelah dengan berbagai kondisi yang sering tidak menentu. Maka jadilah figur dambaan umat, yang dengan DIAM,  menjadi muslimah yang selalu dirindukan setiap orang.

Wallahu a’lam bishshawab.

Muslimah DIAM

sumber http://kotasantri.com

Iklan

Comments on: "Menjadi Muslimah DIAM" (1)

  1. yoyoi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: