Rekaman jejak pencapaian masa depan

kita hidup di tengah-tengah khalayak

yang selalu berbaik sangka..

alangkah berbahayanya

terlalu percaya pada baik sangka mereka

membuat kita tak lagi jujur pada diri

atau menginsyafi, bahwa kita tak seindah prasangka itu..

tapi keinsyafan membuat kadang terfikir

bersediakah mereka tetap jadi saudara

saat tahu siapa kita sebenarnya

kadang terasa, bersediakah mereka tetap jadi saudara

saat tahu hati kita tak tulus, penuh noda dan karat

dan, bersediakah dia tetap mendampingi kita dalam dekapan ukhuwah

ketika tahu bahwa iman kita berlubang-lubang

inilah bedanya kita dengan sang Nabi

dia dipercaya , karena dia dikenal sebagai Al-Amin, orang yang terpercaya

sementara kita dipercaya, justru karena mereka semua tidak mengenal kita,,

yang ada hanya baik sangka..

maka mari kita hargai dan jaga semua baik sangka itu

dengan berbuat sebaik baiknya

atau sekurangnya dengan do’a yg diajarkan Abu Bakar

lelaki yg penuh baik sangka terhadap diri dan sesamanya.

“Ya Allah, jadikan aku lebih baik daripada semua yg mereka sangka

dan ampuni aku atas aib-aib yang tak mereka tahu..”

atau do’a seorang tabi’in yg mulia :

“Ya Allah, jadikan aku dalam pandanganku sendiri

sebagai seburuk-buruk makhluk

dalam pandangan manusia sebagai yang tengah-tengah

dan dalam pandanganMu sebagai yg paling mulia.”

-DDU (199-200)-

Prasangka

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: