Rekaman jejak pencapaian masa depan

20 Juni 2011..

Hari kedua, seperti biasa aktivitas pagi hampir sama seperti kemarin. Ba’da dzuhur barulah memulai aktivitas di luar. Agenda hari ini adalah mengadakan inspeksi ke new market (baca : pasar baru, kalo di bogor adanya pasar anyar *skedar inpoh) dan malamnya memetik ilmu di TBI.

Sebelum ke pasbar, kita mampir dulu ke rabbani DU, makan siang di warung tenda dgn menu baru sate ayam kebumen, rasa yg khas itu ada jahenya.

Trus lanjut ke tujuan semula, pasbar. Nyari parkiran lumayan sulith, akhirnya ita markir di masjid raya Bandung. Dari situ jalan ke ke toko kain. Then lanjut naik becak tempurr.. tak lupa sambil poto2,, hags5.. Naik becak ini hati brasa dagdigdug ga pake duer.. soalnya ngelawan arus kendaraan, tp krn si abang sepertinya sudah tangkas mengendalikan sang becak tempur, maka kita pun sampai tujuan dgn kondisi utuh dan sehat wal a’fiat. Alhamdulillah. 🙂

Sampai di pasbar menjumpai banyak sekali manusia (ya iyalah namanye juge pasar pasti rame.. heu,,).. Berdesak2an diantara ribuan nafas transaksi pedagang-pembeli. Ditambah ga tahu rute disana, jadilah kita dibuat pusing 7 keliling nyari2 eskalator buat turun setelah dr lantai teratas, hagsss.. Setelah puas nawar sana sini sama teteh, akhirnya kita pulang dgn wajah kucel dan senyuman penuh pesona menenteng beberapa buntelan plastik dan karung *lebaydikit..

Sholat ashar di masjid raya bandung.. Boleh komen ya? boleh kok *nanya jawab sendiri.. Menurut sy, masjid raya bandung sudah seharusnya dirombak, terutama berkaitan dengan ketertiban, kebersihan, kerapihan dan keindahan di lingkungan sekitarnya. Pertama masuk ke area masjid, kesan pertama adalah kotor, bau, banyaksss baanget pedagang, pengemis, pengamen, preman dan bahkan orang gila yang berkeliaran.. dan itu sampai ke dalam area masjid (sebelum masuk tempat wudhu).. Sudah seharusnya rumah Allah dijaga kesuciannya. Apalagi masjid merupakan tempat untuk ibadah, dan butuh kekhusyukan.. Pengurus masjid dan aparat pemerintah setempat seharusnya bisa bertindak lebih tegas untuk menegakkan peraturan demi terciptanya kondisi masjid yang konsdusif, ideal dan yang paling utama adalah suci.

Setelah beristirahat sejenak di masjid, tujuan berikutnya adalah tbi (sbuah tempat kursus bahasa). Setelah sholat magrib dan makan malam di malaysian food, sy pun masuk ke kelas pukul 19.30. Kesan pertama di kelas SERU, RAME, ASYIK.. pengajarnya bule, dan konsep lesnya tadi lebih ke arah speaking, dibalut dengan games2 seru dan diskusi kelompok serta presentasi yang asik banget deh.. sepanjang di kelas ketawa2 terus.. Lumayan sekalian refreshing hehe..

Dan sekarang saya sudah mulai cukup mengatuk sodara sodara.. zzzzzzzzzzzzz..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: