Rekaman jejak pencapaian masa depan

Dia hampir kehilangan hati, Ketika segumpal darah itu dibiarkan dijamah tangan yang baginya begitu ramah.

Dia hampir kehilangan hari saat waktunya senantiasa diiringi sapaan salam penuh alunan kerinduan.

Dia hampir kehilangan diri saat menyambut sosok yang baginya terpuji datang mengisi.

Dia hampir kehilangan semua, karena memang belum masanya untuk memelihara bunga di jiwanya…

 

Saat tiada tempat tuk merapat.

Ketika merasa tiada yang kan menerima. Tak perlu pelihara pilu.

Ada satu yang selalu membuka pintu, selama engkau mau, selama nafas masih melaju di paru…

“Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu dan berserah dirilah kepada-Nya…” (QS.Az-Zumar:54)

 

kenapa harus mengikat diri pada hal yang belum pasti.

kenapa menghambakan diri pada sosok yang belum tentu memberikan kemanfaatan.

hanya dengan sedikit rayuan dan kata-kata indah penuh kepalsuan, rela membutakan mata hati dan tak peduli pada hukum syar’i yang telah diketahui.

Wahai diri, betapa rugi.. betapa rugi mengenyahkan ketaatan dan beralih dalam kubang kenistaan.

 

Saatnya akan tiba, suatu saat akan sempurna.

Sesuai dengan yang diharapkan dan yang dicitakan, insya Allah…

Kalaupun tidak, pasti akan digantikan dengan yang lebih baik dari yang didambakan.

Keikhlasan itu diuji, yakini.. yakini.. segala yang di sisi-Nya lebih abadi.

 

-Jangan Biarkan Jiwa Terpuruk karena Sesuatu yang tak Seharusnya-

Iklan

Comments on: "-Jangan Biarkan Jiwa Terpuruk karena Sesuatu yang tak Seharusnya-" (2)

  1. like this cit šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: