Rekaman jejak pencapaian masa depan

Dalam beberapa bulan terakhir udah 5 novel tere liye yang saya baca.. Ditambah 1 novel yg dibaca tahun lalu.. Dan semuanya Inspiring, Amazing… 😀

Berikut beberapa kata-kata yang saya kutip dari novel-novel dan update – an di fanpagenya ‘Darwis Tere Liye’

Kebahagiaan adalah kesetiaan. Setia atas indahnya merasa cukup, setia atas kecintaan berbagi dan setia atas ketulusan berbuat baik. Bukan gelimang harta, pesona nama besar, apalagi tongkat kekuasaan (Novel Moga Bunda Disayang Allah)

Hati manusia itu dalam situasi tertentu menyerupai ‘museum’. Menyimpan banyak kenangan.
Museum yg baik, menata artefak bersejarah dan pentingnya dengan tepat. Memilah2 mana yg masih perlu diletakkan di tempat prioritas, mana yg dibuang di gudang. Sedangkan museum yg tidak sehat, masih saja menyimpan kenangan yg boleh jadi mengganggu diri sendiri justru di lobby depan museum, tempat terpenting. (Fanpage)

Kita bisa jatuh hati pada orang yg terus menerus memberikan kebaikan. Sekeras apapun batu itu, tetap berlubang oleh tetes air terus menerus. Padahal apalah arti tetes air kecil dibanding batu.

Kita bisa jatuh hati pada orang yg terus menerus peduli pada kita. Sesulit apapun meruntuhkan gunung perasaan, satu persatu dicungkil badannya, pasti akan rubuh pula gunungnya.

Kita jatuh hati karena itu bukan?

Lantas, apakah kita tidak jatuh hati pada yg maha pemberi kebaikan, duhai, setiap hari hidup kita diberi oksigen utk bernafas, air minum utk melepas dahaga, kesehatan, dan tak terhitung nikmat lainnya. Lantas, apakah kita tidak jatuh hati pada yg maha terus menerus peduli, aduhai, setiap hari kita dijaga dari marabahaya, dilapangkan jalan, dijauhkan dari penghalang, dan tak terhitung kepedulian lainnya, siang malam.Tidakkah kita jatuh hati pada Tuhan kita? 

(Fanpage)
Tidak ada laki-laki yang mau menikahi seorang wanita hanya krn alasan wanita itu: imut, lucu&menggemaskan. Jika ada, laki-laki itu terbilang bodoh, atau niatnya sekadar demi hubungan jangka pendek.
Apakah kalian tetap menjadikan: imut, lucu & menggemaskan sebagai hal yg paling kalian banggakan. Atau hal lain seperti cekatan, gesit, pintar, bisa diandalkan & sejenisnya yg akan kalian banggakan.
(Fanpage)
Orang2 yg dangkal pemahamannya, selalu menilai sesuatu dari kulit luarnya saja. Sedangkan orang2 yg dalam pemahamannya, selalu menilai sesuatu secara lengkap, dari sisi yg tidak dipikirkan orang, dan tahu persis arahnya menuju kemana
(Fanpage)
Orang2 yg merindu, namun tetap menjaga kehormatan perasaannya, takut sekali berbuat dosa, memilih senyap, terus memperbaiki diri hingga waktu memberikan kabar baik, boleh jadi doa2nya menguntai tangga yg indah hingga ke langit. Kalaupun tidak dengan yang dirindukan, boleh jadi diganti yg lebih baik.
(Fanpage)
Hebat sekali benda bernama perasaan itu. Dia bisa membuat harimu berubah cerah dalam sekejap padahal dunia sedang mendung, dan di kejap berikutnya merubah harimu jadi buram padahal dunia sedang terang benderang
(Novel Aku, Aku dan Sepucuk Angpau Merah)
Terlalu mencintai terkadang membuat kita berpikir tidak rasional, tidak fair
(Fanpage)
“Yakinkah, wanita-wanita salehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah, berbagi, berbuat baik dan bersyukur. Kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari surga. Dan kabar baik itu pastilah benar, bidadari surga parasnya cantik luar biasa”
(Novel Bidadari-Bidadari Surga)
Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.

(Novel Daun yang jatuh tak pernah membenci angin)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: